Judi di Papua Diduga Dibekingi Oknum Aparat

Percaya atau tidak, Pasar Murah yang digelar menjelang perayaan Hari Natal dan Tahun Baru 2014 tidak menjual sembako, tapi beragam arena judi.

Car Free Day di Polres Makota

Penyerahan Piagam MURI atas rekor Penyematan 10.000 Pin Pelopor Keselamatan Berlalulintas, kepada Wakapolres Malang Kota Kompol Irfan Susanto, SH, SIK.

Global Road Safety Partnership

Polres Gresik menggelar Apel Besar “Global Road Safety Partnership” sebagai Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas dan Menjadikan Keselamatan Sebagai Kebutuhan.

Kapolri Jendral Sutarman : Silahkan Berjilbab

Kapolri mengijinkan Polwan memakai jilbab, meskipun belum ada Perkap-nya.Pasalnya, Polri belum menyediakan anggaran untuk jilbab.

Knowledge Room Polrestabes Surabaya

Kasat Lantas Polrestabes Surabaya AKBP. Asep Akbar di depan Knowledge Room untuk meningkatkan wawasan dan pengetahuan masyarakat terhadap kelalulintasan.

Kamis, 20 Juni 2013

KB AKTIF DI GRESIK 77,87% LEBIH BAIK DARI PROVINSI


GRESIK -Metro Bhayangkara News Online. Tahun ini sepertinya tahun panen penghargaan bagi pemerintah Kabupaten Gresik , selain penghargaan yang di peroleh Pemerintah Daerah.  
     
    PKK juga ikut menyumbang keberhasilan Pemerintahan, seperti penghargaan KB perusahaan dari Provinsi, PHBS dan UP2K tingkat Nasional.
     
     Terkait dengan keberhasilan KB di Kab Gresik, saat ini Kb aktif  sebanyak 77,87% lebih baik dari pada Provinsi sebesar 66,1% demikian juga umur harapan hidup di Gresik sudah mencapai 70,98% serta pertumbuhan ekonomi mencapai 7,36% sedang provinsi 7,23% ini membuktikan bahwa komitmen Warga Gresik untuk mensukseskan Program Keluarga Berencana cukup berhasil, hal ini tak lepas dari peran para Kader yang tanpa pamrih, ikhlas memberikan arahan dan motivasi kepada masyarakat demi menyehatkan anak, balita dan keluarga, demikian disampaikan Wakil Bupati Gresik Drs Moch Qosim saat menerima Kunjungan kerja Ketua PKK Pusat, Kepala BKKBN Pusat yang diwakili Deputi Pengendalian Penduduk Hartanto, hadir juga ketua TP PKK Provinsi dan rombongan di Pendopo Kab Gresik pada acara peringatan Hari Keluarga XX  tadi pagi (20/06).
     
     Ketua PKK Pusat Vita Gamawan Fauwsi menjelaskan bahwa kunjungan kerja kali ini merupakan Roadshow ke-3 yang sebelumnya di Provinsi Gorontalo dan Bangka belitung. 

     Tujuan rosdshow kali ini yaitu ingin melihat lebih jauh tentang pelaksanan Program  PKK  dengan kegiatan-kegiatan keluarga serta manfaat positif yang pada akhirnya akan meningkatkan derajat kesehatan anak, bayi dan ibu hamil. 

     Saya sudah melihat dari dekat kegiatan posyandu di kelurahan Sukorame, dengan keberadaan Posyandu mandiri tersebut sudah bisa di integrasikan dengan PAUD sehingga bisa mengoptimalkan Posyandu, demikian juga bagi Posyandu yang sudah mempunyai nama tidak dapat di ganti/dialihkan yang lain.

     Keberhasilan semua program PKK tak lepas dari peran para kader, untuk itu semua kader bisa memberikan perhatian kepada kader lainnya terutama untuk menambah Ekonomi, karena kader-kader bekerja tanpa pamrih untuk menyehatkan anak, balita dan keluarga, kader PKK selalu melakukan koordinasi dengan SKPD/Instansi terkait agar program-program kemasyarakatan berjalan dengan baik dan lancar, harapnya.

     Terkait dengan keberhasilan Kabupaten Gresik meraih penghargaan/prestasi. Nyonya Vita Gumawan mengingatkan agar jangan terlena, banyak prestasi yang di capai jangan menjadikan prestasi sesaat tapi lebih kepada tindakan selanjutnya.

     Sebelum ke pendopo, nyonya Vita Gamawan beserta rombongan di terima langsung Wakil Bupati di Kelurahan Sukorame untuk melihat lebih dekat pelaksanaan Posyandu mandiri, serta meninjau hasil UP2K dan berkesempatan ikut senam lansia. (dwi)

Selasa, 11 Juni 2013

MANTAN KASAT INTEL POLRESTABES SURABAYA, JABAT KAPOLRES SAMPANG

SAMPANG - Metro Bhayangkara News Online. Selasa (11/06) Acara Serah Terima jabatan Kapolres Sampang telah di laksanakan dan resmi sudah, AKBP Imran Edwin Siregar menggantikan AKBP Solehan. Acara serah terima jabatan (Sertijab) Kapolres Sampang berlangsung lancar di halaman Mapolres Sampang, dan seiring dengan sertijab dari AKBP Solehan kepada AKBP Imran Edwin Siregar yang dilakukan di Polda Jatim kemarin (5/6). Kini Solehan yang sudah setahun lebih bertugas di Polres Sampang, dan sudah banyak keberasilan yang ditangani di bawah Komando nya, seperti keamanan Pilkada dan Konflik Syiah yang ada di Kota Sampang. Setelah berhasil memimpin Polres Sampang kini AKBP. Solehan dipercaya untuk menjabata sebagai Kapolres Lamongan.

Di dalam acara perpisahan AKBP Solehan menyampaikan banyak terima kasih kepada masyarakat Sampang dan semua Stakeholder yang ada di Kabupaten Sampang. Sebab selama bertugas di Sampang banyak pihak yang membantu dan mendukung kinerja kepolisian. Dan hal itu merupakan dukungan yang sangat membantu kinerja kepolisian, "sekali lagi kami mohon maaf yang sebesar - besar nya apabila selama kami bertugas di Sampang masih banyak kekurangan dan kelemahan” pungkasnya.

Sementara itu dalam wawacara kami (MB.Red) bersama dengan, Kapolres Sampang yang baru AKBP Imran Edwin Siregar mengaku akan segera melakukan konsolidasi internal. Setelah itu pihaknya akan segera melakukan program-program yang bertujuan meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat dan mengungkap kasus-kasus (PR)  yang belum sempat terungkap selama kepemimpinan kapolres yang lama, "Dan Mantan Kasat Intel Polrestabes Surabaya ini, berjanji akan melanjutkan program positif yang sudah digagas oleh Kapolres lama AKBP.Solehan,”Ujar Imran.( MAD )



                 

KONSUMSI IKAN DI GRESIK MENCAPAI 29,97 Kg/KAPiTA/Thn


GRESIK - Metro Bhayangkara News Online. Akhirnya dari 16 peserta lomba masak ikan berbahan dasar ikan unggulan lokal, kecamatan Sidayu menjadi juara Nomor 1 dengan menu unggulannya Puding lapis Tuna dan minumannya aku suka (minuman ikan kutug) juara ke 2 di raih kecamatanDriyorejo dan juara III di raih Kecamatan kedamean, pelaksaan lomba dengan sajian khas masing-masing Daerah tersebut berlangsung di pendopo Kab Gresik selasa (11/6/2013).
            Ketua TP PKK kab Gresik Hj Maria Ulfa Sambari HR, menjelaskan bahwa Gresik merupakan produk terbesar ikan baik ikan laut maupun tambak, saking banyaknya hingga hasil produksinya di ekport ke Amerika Serikat, Keberadaan Sumber Daya Alam yang melimpah, ternyata belum banyak di manfaatkan warga Gresik. Di jelaskan konsumsi Ikan Kab Gresik sudah mencapai 29,97 Kg/Kapita/thn sedangkan Jawa Timur hanya 23,1 Kg/Kapita/Thn dan Nasional mencapai 34,09 Kg/kapita/thn. Di terangkan bahwa dengan mengkonsumsi ikan mampu menjaga asupan Gizi anak dan keluarga, karena di dalam ikan terdapat omega 3 yang berfungsi untuk meningkatkan kekebalan tubuh, menunda penuaan dini, menurunkan kadar kolesterol dan banyak sekali manfaat yang ada di daging ikan.
            Saya sangat berapresiasi dengan lomba masak ikan berbahan dasar ikan unggulan lokal, selama ini makanan hanya di sajikan begitu saja, sehingga kurang mendapat daya tarik. Dengan lomba masak semacam ini para ibu-ibu akan berani berinovasi, berkreasi sehingga tampilan ikan lebih menarik serta meningkatkan citra rasa dan nilai tambah, apapun ikannya, kalau di kemas dengan tampilan menarik, saya yakin masyarakat/keluarga akan tertarik, kegiatan ini sekaligus menggali potensi diri dengan berwawasan lebih banyak.
            Nyonya Maria Ulfa Sambari berharap kepada keluarga hendaknya di setiap hari di sediakan masakan ikan bagi keluarga yang tujuannya untuk pembentukan otak anak menjadi sehat, cerdas dan kuat. Masak ikan ngak perlu mahal-mahal, cukup membeli di sekitar rumah atau pasar terdekat saja dengan harga terjangkau. Jangan biasakan membeli makanan siap saji, makanan semacam itu merupakan makanan sampah/junk food yang akan merusak kesehatan anak. (dwi)

Rabu, 05 Juni 2013

SMK MUHAMADIYAH BUMIAYU BANTU SISWA MISKIN BELAJAR SAMPAI LULUS



Brebes Jawa Tengah - Metro Bhayangkara News Online. Smk Muhamadiyah Bumiayu jadi lebih berkualitas setelah mendapatkan sertifikat ISO:9001:2008, hal ini dicapai sekolahnya ketika setelah melalui beberapa tahapan audit eksternal mutu dan fasilitas oleh lembaga sertifikasi internasional dari jerman, tim penilai auditor oleh Dr.sukamta, MT, dan Ir. Rahmat Hidayat (Auditor dari PT TUV Rheinland) meliputi penilaian pelayanan prima, efisiensi & pengolahan sekolah. 
            Kepala sekolah Smk Muhamadiyah Bumiayu, Ir Masrizal kepada awak media ini mengatakan. Sekolah Smk Muhamadiyah Bumiayu sangat beruntung karena sudah mempunyai sertifikat ISO:9001:2008. Mungkin Dengan adanya dukungan itu dan juga dukungan dari sekolah serta dukungan dari berbagai perusahaan yang ingin menarik siswa smk Muhamadiyah untuk bekerja. 40 persen dan siswa miskin sebelum mendapat ijazah, siswa sudah langsung bisa memperoleh pekerjaan.     
            Agar bisa lulus tes seleksi karyawan dalam bidangnya, sekolah pun menfasilitasi dengan memberikan bimbingan, pengarahan sesuai bidangnya. Setelah siswa dan lulusan mendapatkan cita-cita sesuai dengan keinginannya dan lepas dari sekolah. Dengan itu pula sekolah membuka pendaftaran murid baru, penerimaan peserta DIKLAT baru tahun 2013, bebas uang gedung, free hotspot, dan free sepatu sekolah, ada program beasiswa BKM / Supersemar / BBM,beasiswa prestasi, dan beasiswa kakak beradik dari sekolah.

            Maka dari itu di siswa miskin kalau mendaftar jangan risau dan khawatir karena sekolah akan memberikan bantuan dan beasiswa agar siswanya bisa sekolah dan sampai lulus, serta di harapkan pula menghasilkan tamatan yang memiliki keterampilan, sikap, dan pengetahuan dalam menganalisa masalah pada perusahaan dan organisasi usaha lainnya baik di dalam negeri maupun di luar negeri  yang juga memiliki keunggulan dalam aplikasi praktis kopetensi keahlian. (Ysp)       

SMK NURUL HUDA NU CETAK LULUSAN TERAMPIL DAN SIAP KERJA


Brebes Jawa Tengah - Metro Bhayangkara News Online. Mengelola sekolah harus dengan ketekunan dan keseriusan serta selalu mengutamakan keterbukaan dengan semua dewan guru dan komite, juga saling menghargai kewenangan-kewenangan nya sesuai dengan job nya masing-masing. Hal tersebut di ungkapkan oleh Ali imron selaku Kepala Sekolah SMK Nurul Huda NU Paguyangan, Brebes Jawa tengah.
     Sekolah Smk Nurul Huda NU paguyangan memiliki guru-guru yang produktif dan profesional dalam mengajar sehingga bisa dan siap mencetak lulusan yang memiliki jiwa profesional sesuai dengan kompetensinya masing-masing tentunya juga berdasarkan iman dan taqwa yang mengantarkan pula siswa-siswinya ke masa depan yang trampil dan siap kerja. Terbukti sebagian besar alumni SMK tersebut telah banyak bekerja di perusahaan-perusahaan jakarta serta di daerah-daerah.
     Tapi meskipun telah terbukti SMK nya telah mencetak lulusan trampil dan handal, tambah Ali Imron menjelaskan kami masih terus berusaha kembali mencari inovasi-inovasi baru untuk lebih meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan. Tercapainya peningkatan mutu pendidikan dan hasil yang di dapat adalah merupakan proses pendewasaan dan keteraturan manajemen serta peningkatan pendidikan yang lebih baik.

     Kedepan efisiensi pengolahan sekolah kepastian hukum dan pelayanan masyarakat dalam pendidikan serta ke transparasian  SMK Nurul Nuda NU paguyangan bisa lebih produktif dan berimbang, Guru nya profesional dalam mengajar dan juga mencetak siswa-siswi, lulusan yang mudah mendapat kerja, mudah berwira usaha, dan lebih siap jika mau melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi. ( Ysp) 

PENGUMUMAN

Guna Meminimalisir Oknum-Oknum Yg Mengaku-Ngaku Wartawan Metro Bhayangkara News Yg Masih Mengantongi KTA & SURAT TUGAS, Maka Atas Hal Tsb Redaksi Akan Mempublikasikan Nama-Nama Jajaran Wartawan Metro Bhayangkara News Yang Sudah Tidak Aktif/Dikeluarkan Tsb. Hal ini Dilakukan Agar Masyarakat, Instansi Swasta/Pemerintah dan TNI/POLRI Tidak Dirugikan. Dihimbau Bagi Masyarakat, Instansi Swasta/Pemerintah dan TNI/POLRi, Yg Meragukan Legalitas Oknum Wartawan Tsb, Dapat Langsung Meminta Klarifikasi Kepada Redaksi Metro Bhayangkara News di (085730212999). Demikian hal ini Kami Sampaikan, Tks.

EKSEKUTIF,LEGISLATIF,YUDIKATIF SAMA ABU-ABU NYA !!!

“Proses dan adili H.Musir A.Madja SH,MM Selaku ketua panitia IX”

BANGGAI - Metro Bhayangkara News Online. Aksi massa dalam front pembela rakyat kabupaten banggai Sulawesi Tengah serta masyarakat kecamatan kintom dan kecamatan batui (pemilik lahan.red) memohon dukungan kepada seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Banggai, terutama Polisi dan Kejaksaan sebagai penegak hukum serta DPRD sebagai wakil rakyat agar masyarakat dua kecamatan tersebut, mendapatkan hak yang seharusnya mereka miliki.

     Demonstrasi yg terjadi di awal tahun 2013 dimulai dengan rute aksi dari depan Mapolres Kabupaten Banggai, berlanjut ke Kejaksaan Negeri Luwuk serta berakhir dengan pembakaran gambar Sekertaris Daerah Kabupaten Banggai H.Musir A.Madja,SH,MM di depan kantor DPRD Luwuk Banggai.          Dengan dukungan estimasi peserta berjumlah ratusan orang yg tergabung dalam gerakan atas nama Front Pembela Rakyat. 

     Isu aksi demonstran adalah menyikapi kasus pembebasan lahan jalan lingkar Uso, yang dinilai telah terjadi kerja sama antara Pemda Banggai dan pihak Perusahaan PT.DSLNG serta penjualan tanah, dalam pelaksanaan dilapangan tidak sesuai dengan dasar-dasar prosedur yang layak. 

     Di duga ada tindakan praktek korupsi dalam pembebasan jalan lingkar Uso, Seharusnya masuknya Migas PT.DSLNG di Daerah Kabupaten Banggai yang terletak di desa Uso Kecamatan Batui sangat diharapkan dan dapat memberikan keuntungan bagi masyarakat, namun itu semua hanya mimpi belaka masyarakat kecil. Hal ini terbukti dimana semenjak masuk nya Investasi Migas di Kabupaten Banggai selalu mengorbankan masyarakat kecil dan kali ini masyarakat Kecamatan Batui dan Kecamatan Kintom di hadapkan dengan pembebasan lahan untuk pembangunan jalan lingkar Uso yang terletak di dua Kecamatan tersebut sebagai jalan pengganti. 

     Permasalahannya, pembebasan lahan untuk jalan lingkar di Desa Uso yang terletak pada dua Kecamatan tersebut dinilai sangat-sangat Diskriminatif (memiha-Red), bahkan Pemerintah Daerah yg diharapkan dapat membantu masyarakat, justru bekerja sama dengan pihak Perusahaan PT.DSLNG semata-mata hanya meraup keuntungan pribadi, serta disisi lain masyarakat pun ikut terlena dan bahkan tidak mengerti apa-apa terkait hal prosedur mengenai pembebasan lahan. Akan tetapi dengan di dasari hati yg terpaksa maka terjadilah penjualan tanah (lahan masyarakat.red) dengan harga yg ditentukan oleh Pemerintah Daerah dan pihak Perusahaan serta diduga telah melakukan pembohongan kepada masyarakat kedua Kecamatan tersebut khususnya pemilik lahan. Aksi massa juga menyoroti temuan-temuan serta kejanggalan dalam pembebasan jalan lingkar Uso yang terletak di dua Kecamatan tersebut salah satunya adalah:
 Bahwa pembebasan lahan untuk kepentingan umum,sumber pendanaanya berasal dari APBD/APBN, sesuai UU No.2 Tahun 2012 sementara penganggaran pembangunan Jalan Lingkar Uso anggarannya berasal dari perusahaan sehingga pembangunan Jalan Lingkar Uso itu bukanlah kepentingan umum, melainkan kepentingan Perusahaan untuk pembangunan jalan umum pengganti jalan lama, dan Pemerintah Daerah menetapkan harga terhadap pembebasan jalan lingkar tersebut, padahal jelas-jelas hasil dari pembebasan tersebut tidak menghasilkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melainkan menghasilkan keuntungan pribadi.
     
          Bahwa Perpres yang digunakan oleh Pemerintah Daerah dan pihak perusahaan sebagai dasar pembebasan adalah Perpres 65 Tahun 2006 yg tidak sesuai, dan bertentangan dengan UU 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia sehingga merugikan perekonomian rakyat yg berada di desa Uso sebesar 147 Miliar Rupiah.”Begitu bunyi selebaran pendukung perangkat jalannya aksi yg di lansir Wartawan Media ini.

     Aksi rute pertama demonstrasi dimulai di depan Kantor Polres Kabupaten Banggai, dimana aksi massa tidak diperbolehkan untuk memasuki pelataran halaman Kantor Polres Banggai namun dengan adanya negosiasi yang panjang, akhirnya pihak Polres dalam hal ini Kapolres Banggai AKBP Yossy Kusumo,SH menerima perwakilan unjuk rasa untuk masuk dan menyampaikan aspirasi mereka. Dalam pertemuan yang berlangsung sekitar 30 menit Fadly salah satu perwakilan Front Pembela Rakyat menyampaikan sejumlah permasalahan di atas jalan pengganti Provinsi yang berada di sekitar lokasi proyek kilang LNG di Desa Uso Kecamatan Batui, termasuk melaporkan adanya dugaan indikasi penipuan tehadap rakyat yang dilakukan oleh Panitia IX yang diketuai langsung Sekda Banggai H. Musir A. Madja,SH,MM. Fadly mengungkapkan “ Panitia IX cenderung memaksakan pemaknaan bahwa jalan tersebut adalah untuk kepentingan umum, padahal jalan itu adalah jalan pengganti yang sumber dananya berasal dari PT Donggi Senoro LNG, karena sebelumnya jalan Provinsi yang ada sepanjang kurang lebih 3Km telah dikapling oleh Donggi Senoro untuk kepentingan pembangunan proyek kilang gas alam cair. 

     Maka jelas bahwa dengan kondisi tersebut, jalan pengganti bukan untuk kepentingan umum, akan tetapi merupakan kepentingan perusahaan yang nantinya akan menjadi milik umum”. Tegas Fadly.
Mereka berdalih ini semua demi kepentingan umum, hadirnya perusahaan ditengah-tengah kita ternyata pada akhirnya hanya untuk meluluskan konspirasi jahat terbukti dengan adanya bantuan dari perusahaan yang sama-sekali tidak sepenuhnya tersalurkan kepada masyarakat serta kehidupan Oknum Pemerintah Kecamatan dan Pemerintah Desa jauh lebih sejahtera di bandingkan dengan masyarakat di antaranya rumah yang bagus dan sarana pelayanan yang maksimal.” Begitu paparan orator dengan nada yang kesal.

     Keseriusan untuk menuntaskan permasalahan yang di emban oleh masyarakat di dua Kecamatan tersebut, dalam proses hukum, akhirnya terjawab sudah unek-unek masyarakat di meja perundingan Kejaksaan Negeri Luwuk dimana di pertemukannya beberapa peserta unjuk rasa dengan pejabat teras Pengadilan Negeri Luwuk. Dalam sela-sela perundingan massa melaporkan beberapa permasalahan diantaranya proses penjualan tanah untuk di jadikan sarana fasilitas umum ternyata di lapangan telah terjadi diskriminasi dalam artian dana penganggaran yang seharusnya di tetapkan oleh Pemerintah Daerah melalui dana APBN/APBD ternyata pendanaan kesemuanya di bayar oleh pihak perusahaan dan penentuan harganya pun di tetapkan oleh perusahaaan, terjadi konspirasi jahat antara Pemerintah Daerah dan Pihak PT.DS-LNG yang berujung pada dugaan tindak pidana korupsi dan berdampak pada kerugian Negara serta kerugian pada Masyarakat khususnya, serta adanya perbedaan harga nilai ganti rugi tanah yang dinilai jauh berbeda dengan harga yang telah ditawarkan oleh panitia IX kepada pemilik lahan. 

     Dalam laporan yang dilontarkan Fadly mengungkapkan “ Bila itu kepntingan umum dan dananya bersumber dari keuangan Negara atau Daerah, kami mensinyalir telah terjadi mark up atas harga tanah yang ditentukan sepihak oleh tim IX ” dan itu tidak hanya Negara yang dirugikan, akan tetapi kerugian pun di alami oleh masyarakat, karena tawaran nilai ganti rugi dengan harga Rp.35.000 per meter justru berbeda dengan nilai ganti rugi yang telah diberikan kepada pemilik tanah yang kebetulan pernah menjabat orang nomor satu di jajaran Polres Banggai. Kami punya bukti pembayaran itu, yang nilainya jauh berbeda dengan harga yang di tawarkan oleh panitia IX kepada pemilik lahan lainnya” tegas Fadly dengan suara yang lantang.
Menyikapi perihal ini, Jaksa Nyoman meminta agar LSM pendamping masyarakat dapat segera memasukan keseluruhan data yang ada, terkait dengan dugaan dan permasalahaan yang timbul atas sistem ganti rugi tanah pengganti. “semua laporan akan kami laporkan kepada Pak Kajari yang hari ini (Selasa) tengah berada di Palu” ujar Nyoman berjanji akan melakukan gelar perkara atas laporan masyarakat aksi pengunjuk rasa.

     Selanjutnya peserta unjuk rasa pun menggeserkan diri ke kantor DPRD Kabupaten Banggai guna untuk menyuarakan Aspirasi dengan tuntutan menghadirkan H.Musir A.Madja,SH,MM untuk dimintai keterangan. Massa aksi yang menduduki kantor perwakilan rakyat dengan luapan emosi menginjak-injak dan membakar gambar H.Musir A.Madja,SH,MM selaku panitia IX dan orang yang bertanggung jawab atas permasalahan jalan Lingkar Uso.  Disela-sela rapat mendengarkan keterangan, H.Musir A.Madja,SH,MM menjelaskan,” proses pembebasan lahan pengganti adalah untuk kepentingan umum dan itu telah selesai di lakukan kepada 126 pemilik, tinggal lima orang yang belum menerima. Sedangkan untuk dana yang lima orang tersebut itu kami sudah konsinyasi di Pengadilan Negeri Luwuk.” Ujar Musir. (ismail)

Selasa, 04 Juni 2013

GURU SD GADEKAN SK PNS,TANPA SEPENGETAHUAN ATASAN AKAN KENA SANGSI

JATENG - Metro Bhayangkara News Online.  Banyumas Jawa Tengah. Di dalam mengucap sumpah dan janji PNS (Pegawai negeri sipil) serta dalam melaksanakan tugas kedinasan PNS harus penuh pengabdian, kesadaran dan tanggung jawab, juga menjunjung tinggi kehormatan dan martabat ke PNS an nya.
 Dalam mengucap sumpah dan janji PNS pun bukan semata - mata hanya ucapan di mulut saja tapi harus di buktikan sesuai dengan kelakuan tingkah laku beserta perbuatannya. Di tingkat PNS Dinas Pendidikan kabupaten UPK pendidikan dan Guru. hal-hal semacam sumpah  janji, kewajiban, dan larangan  semua sama karena  tertuang dalam  landasan Peraturan pemerintah Nomor 53 tahun 2010.
             Tidak semua PNS mengetahui dan mematuhi PP Nomor 53 tahun 2010 tersebut karna pasti saja ada yang melanggar. Di duga sama hal nya yang dilakukan oleh oknum guru Titik Sugiarti  yang mengajar di salah satu SDN di wilayah kecamatan Baturaden, yang pernah menggadaikan SK PNS nya untuk meminjam uang. terhitung dalam kwitansi dari mulai 2010 belum bisa mengembalikan sampai sekarang, Hal semacam ini sebenarnya patut di cermati padahal itu merupakan salah satu larangan PNS yang tertuang dalam PP Nomor 53 tahun 2010 Pasal 4 bahwa PNS dilarang menggadaikan Dokumen secara tidak sah atau tanpa sepengetahuan pihak dari kepala sekolah beserta kepala UPK.
             Rasikun selaku Pembina tehnis UPK Baturaden kabupaten Banyumas saat di konfirmasi mengatakan, saya sangat kecewa ada salah satu oknum guru yang menggadaikan SK PNS nya untuk jaminan  meminjam Uang senilai Rp.321.000.000  tanpa sepengetahuan Pihak UPK, “bukan berarti dari pihak UPK mau ikut campur karna masalah hutang piutang ini masalah Pribadi, tapi terkait dengan hal ke PNS an nya, SK PNS yang di gadaikan dan kehormatan martabat PNS nya lah yang patut di permasalahkan. Nantinya kalau permasalahan ini sampai ke ranah hukum kepala dinas pendidikan melalui kepala UPK akan dengan tegas memberikan sangsi sesuai dengan prosedur peraturan PNS.
             Karna berita ini belum menyebar luas dan permasalahan belum tersentuh hukum. Disekolah tempat titik sugiarti mengajar kata kepala sekolah siti Mudikah menuturkan pihaknya beserta teman-teman seprofesinya terkait masalah hutang piutang senilai Rp.321.000.000 belum mengetahui, dan baru mengetahui saat diwawancarai wartawan. Sebelum nantinya permasalahan ini  masuk ke ranah hukum, Siti mudikah selaku kepala sekolah akan membimbing bawahan serta tidak akan menghalangi atau mempersulit salah satu pihak. Sama halnya yang di ucapkan Rasikun, siti mudikah pun membenarkan jika nantinya Titik sugiarti bersalah ya harus di beri sangsi.
             Di kantornya,  Titik sugiarti saat di konfirmasi hanya pasrah sambil mengeluarkan air mata, terkait hutang piutang dia baru mengumpulkan data-data bukti kwitansi pinjaman, dan Katanya  ia  ada etikat baik mau mengembalikan.  Kesadaran dan tanggung jawab serta menjunjung tinggi kehormatan PNS itu merupakan salah satu sumpah janji PNS, sama halnya dalam dengan kesadaran membayar hutang dan menjunjung tinggi kehormatan PNS.  Sementara Pihak dari pemberi pinjaman uang, belum bisa di konfirmasi karena beliau lagi sakit Stroke, kata anaknya yang berinisial Nv kasus piutang ini harus cepat di selesaikan karena kalau ini sampai berlarut-larut  pihaknya akan mengambil jalur Hukum.  (Yusup usmanto)    

KEJAKSAAN SAMPANG DI LEMPARI TELUR BUSUK OLEH PARA PENDUKUNG HABIB ALWI



Kapolres sampang AKBP. Sholehan menenangkan para pendukung Habib Alwi dan saudaranya Habib Umar yang paling kiri sendiri.
SAMPANG - Metro Bhayangkara News Online. Selasa (4/6) ratusan massa pendukung Habib serta Kyai  berbagai daerah seperti Bagil, Sidoarjo, Tuban, Malang serta Surabaya mendatangi Kejaksaan Negeri Sampang. Kedatangan Habib ke Kejari Sampang untuk melakukan aksi demonstrasi menuntut percepatan penanganan kasus pembunuhan terhadap Habib Alwi asal Desa Batuporo Kecamatan Kedungdung Kabupaten Sampang dengan tersangka Mattawi dan Mattuki.Dan sambil membawa poster massa Para pecinta Habib, pecinta ulama dan Pecinta kyai meminta kejaksaan segera memproses kedua tersangka tersebut, kami melihat kasus ini ada permainan, sekali lagi kejaksaan jangan main- main dengan kasus ini, saya pikir anda tahu karakter-karakter orang Madura,"teriak Saswito FPI Surabaya .

Khawatir terjadi bentrok antara pendemo dan aparat, Kabag Ops Polres Sampang Kompol Imam Irianto meminta 25 orang perwakilan pendemo untuk melakukan dialog di dalam gedung Kejaksaan.
Di hadapan keluarga Habib Alwi, FPI dan beberapa Habib dari luar Sampang, Kajari Danang purwoko menjelaskan "kasus pembunuhan Habib Alwi Ini menjadi atensi, dan menjadi PR berat bagi kami, namun kasus ini memang masih dalam proses, dan terus terang Kejari setempat sudah menjalani tahapan sesuai dengan prosedur hukum yang ada.”Ucapnya.
Sementara itu dengan wajah kekecewaan serta tak mendapat jawaban yang memuaskan dari pihak kejaksaan Sampang massa meninggalkan ruangan dan bergabung dengan ribuan massa yang telah menunggu di luar gedung, sebelum meninggalkan Gedung Kejaksaan Sampang massa juga melempari gedung tersebut dengan telur busuk.
Dan massa melanjutkan untuk menuju ke kantor DPRD Sampang ,untuk meminta supaya DPR Sampang ikut membantu /mendampingi jalanya proses hukum pembunuhan Habib Alwi yang terjadi Desa Batuporo Kecamatan Kedungdung Kab. Sampang ini.Dan di DPR, perwakilan massa masuk untuk bertemu dengan komisi A ,di pertemuan itu langsung di pimpin oleh komisi A, Moh.Hodai di hadapan DPR Habib Mahdi menyampaikan bahwa di dalam persidangan Mat Tawi yang di gelar di Sidoarjo Jaksa Penuntut Umum (JPU) terkesan memojokan saksi sehingga pihaknya menuding proses hukum pembunuhan Habib Alwi ini terjadi permainan,dan saat persidangan jaksa terkesan menyudutkan saksi kami, maka kami juga meminta jaksanya di ganti terutama JPU Misjoto," Ucapnya .

Tak hanya Itu Habib Muksin juga meminta agar persidangan pembunuhan Habib Alwi ini di gelar di Sampang. "Kasus ini terjadi di Sampang kenapa laksanakan di Sidoarjo. Oleh sebab itu kami minta DPRD Sampang untuk ikut membantu /mendampigi kami dalam proses hukum pembunuhan Habib ini"ucapnya.
Setelah selesai mendegar apa yang di ungkapkan para pendukung pembunuhan Habib Alwi ini , Moh.Hodai menyampaikan atas nama DPR Sampang ,siap mendampigi prosis hukum ini dan menjadi fasilitator,dan kami akan memanggil Kejari untuk hearing dengan kepolisian.Dan selanjutnya massa sagat lega dengan adaya dukugan dari DPRD Sampang ,selanjut massa membubarkan diri dengan tertib.( MAD )

BUPATI GRESIK Dr.SAMBARI HR RESMIKAN 86 BANGUNAN GEDUNG/RUANG KELAS SECARA SERENTAK


                                                                                    GRESIK - Metro Bhayangkara News Online.
Bupati Gresik hari ini selasa (4/6) meresmikan 86 bangunan/ruang kelas di lingkungan Dinas Pendidikan Kab Gresik. Peresmian secara serentak di laksanakan di Gedung Wahana ekpresi Poesponegoro pada acara puncak peringatan Hari pendidikan Nasional.
            Bupati Gresik Dr Sambari Halim Radianto dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada  seluruh para Pendidik/Guru karena tahun ini seluruh siswa mulai dari jejang pendidikan SD, SMP dan SMA/SMK lulus 100%.  Dengan Tema Hardiknas tahun ini yaitu “meningkatkan kwalitas dan akses berkeadilan” . tema ini merupakan tantangan bagi Guru dan siswa kedepan agar lebih baik. Pemerintah Daerah sangat mendukung bidang pendidikan, hal ini bisa di buktikan dengan terus naiknya Dana pendidikan yang di kucurkan.
Terkait dengan Peresmian gedung/ruang kelas, Bupati berharap agar para guru bisa merawat dan bermanfaat, baik bermanfaat kepada guru maupun bermanfaat kepada siswa, sehingga siswa bisa betah dan kerasan di sekolahan.
Bupati juga berpesan kepada Kepala Dinas, Kepala UPT dan seluruh tenaga pendidik hendaknya terus menjalin hubungan dengan baik, mengadakan sosialisasi dan pembinaan kepada para guru, sehingga nantinya dalam pelaksanaan pembangunan tidak ada saling menyalahkan dan berjalan dengan baik sesuai harapan, saya berharap setiap ada pembangunan para guru harus terlibat, mulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga finising. Silakan kepala Dinas Pendidikan, kepala UPT pendidikan  mengajukan pembangunan untuk perbaikan sekolah, kami siap membantunya,  sehingga ke depan tidak ada sekolah yang kondisinya memprihatinkan.
            Sementara itu kepala Dinas pendidikan kab Gresik Drs. Nadlib menjelaskan bahwa pembangunan  86 gedung/ruang kelas ini menelan dana sekitar Rp 6.605.975.100,-   tahun anggaran 2012 – 2013  dengan rincian untuk sekolah Dasar sebanyak 72 Bangunan, tingkat SMP sebanyak 6 bangunan dan tingkat SMA/SMK sebanyak 8 bangunan.  Bangunan tersebut berupa Laboratorium/Praktikum SMA/SMK, ruang kelas baru dan Perpustakaan.  (dwi)

UPACARA PENUTUPAN TMMD DI PIMPIN LANGSUNG OLEH WAKIL GUBERNUR JATIM, DAN SEKALIAN PEYERAHAN BANTUAN ALAT PERTANIAAN KEPADA MASYARAKAT

Tentara Manunggal Membangun Desa – TMMD, merupakan program lintas sektoral yang melibatkan unsur TNI, Kementrian, Lembaga pemerintah non kementrian, pemerintah daerah, serta elemen masyarakat, dalam rangka membantu pemerintah untuk ikut serta mendukung akselerasi pembangunan Nasional baik secara fisik maupun non fisik, khususnya di wilayah – wilayah terpencil dan tertinggal.Dan adanya TMMD ini bisa menjadi motivasi bagi masyarakat untuk terus membagun desa dan membiasakan diri berkerjasama untuk meyelesaikan masalah .  .Disamping itu program ini merupakan satu usaha untuk merigankan beban masyarakat yang tidak mampu dengan biaya 5 juta dalam praktek bisa menjadi 20 juta .
Hal itu disampaikan Wakil Gubernur Jawa timur  Syaifullah Yusuf dalam sambutan dalam penutupan TMMD yang ke – 90 di Sampang 03-06-2013.
Menurut Wagub , kegiatan TMMD secara tidak langsung juga ikut memupuk rasa kebersamaan, senasib dan jiwa kegotong royongan sebagai watak dan karakter yang harus dibangun.
Oleh karena itu, melalui penyelenggaraan TMMD, diharapkan dapat menjadi salah satu solusi sekaligus bentuk peran serta nyata dalam mempercepat upaya pembangunan daerah di berbagai pelosok Jawa Timur.
“Dengan penyelenggaraan TMMD, diharapkan dapat menjadi salah satu solusi sekaligus bentuk peran serta nyata dalam mempercepat upaya pembangunan daerah di berbagai pelosok Jawa Timur, terutama di daerah terpencil dan tertinggal .
Wagub Syaifullah Yusuf menambahkan, Pemerintah Provinsi Jatim juga ikut mendukung program TMMD dalam bentuk kegiatan maupun material yang ada dilingkungan Satuan Kerja Perangkat Daerah - SKPD Jatim.
Dalam penutupan TMMD yang ke – 90, juga dilakukan penyerahan alat bantuan pertanian mesin  perontok padi dan jagung kepada kelompok tani berigin nunggal Kacamatan Torjun Sampang.( MAD )

Senin, 03 Juni 2013

SITI ROMLAH (ISTRI KADES LAMA ) MENANG DALAM PEMILIHAN LANGSUNG KEPALA DESA TADDAN,KECAMATAN CANPLONG KAB SAMPANG

Sampang - Metro Bhayangkara news. Masyarakat Desa Taddan,Kecamatan Camplong,berbondong-bondong untuk memilih kepala desanya dalam pilkades (29/5) di lahan kosong yang akan di bangun sekolah Poltera . Di dalam pelaksanaan pencoblosan sempat diwarnai dengan ketegagan, pasalnya  terdapat lima orang yang diduga kuat sebagai pencoblos gelap dari luar desa. Untungnya, panitia dan aparat kepolisian langsung menciduk oknum tersebut. Dugaan sementara, terdapat delapan orang yang menggunakan mandat undangan pencoblosan bukan haknya. Sebab kedelapan orang tersebut bukan berasal dari Desa Taddan tapi dari  Desa Lomaer,Desa Banjar Telelah ,Sumenep,dan dari Pulau Jawa,namun yang tertangkap hanya lima orang.Ketua panwas Kecamatan  sekaligus Camat Camplong,Misdawi mengakui kelima pencoblos gelap tersebut tidak sempat melakukan pencoblosan, karena langsung di ketahui oleh panitia dan pintu masuk yang melayani pencoblosan sudah paham betul siapa yang bukan asli Desa Taddan,ucap”wakil ketua penitia ,Ali Mansur.

Menurutnya, selama tidak mengganggu penambahan DPT tidak ada masalah. Sebab, mereka tidak sempat melakukan pencoblosan. ”Ternyata, dari kelima orang yang kita tangkap satu mengaku mewakili,” jelasnya. Wakapolres Sampang Kompol Alfian Nurrizal mengaku akan memproses kelima warga tersebut. Pihaknya mengamankan kelima warga tersebut untuk diinterogasi di Polres Sampang. Mengenai benar atau salah, sepenuhnya akan diserahkan kepada panwascam.(mad)

NYONYA SAMBARI HR TERIMA PENGHARGAAN DARI MENDAGRI


                                                       Gresik - Metro Bhayangkara News.
Keberhasilan Desa sirnoboyo, dalam mengelola Dana UP2K  ternyata  membuahkan hasil, hal ini di buktikan dengan keberhasilan meraih penghargaan Pakarti Utama 3 dari ketua umum PKK Pusat Nyonya Fita Gumawan (mendagri).
Penyerahan penghargaan tersebut langsung di berikan oleh Ketua TP PKK Kab Gresik Nyonya Maria Ulfa Sambari HR, dari Ketua TP PKK Pusat Nyonya Gumawan pada acara bulan bhakti gotong royong masyarakat X dan Hari Kesatuan Gerak PKK ke 41 di Kabupaten banjar – Sikib Kalimatan.
Ketua TP PKK Kab Gresik Hj Maria Ulfa Sambari HR menjelaskan bahwa penghargaan ini bukan merupakan tujuan utama, namun lebih pada bagaimana kita mengoptimalkan produk –produk  unggulan di desa tersebut, dan yang paling penting lagi bagaimana masyarakat setempat bisa lebih berinovasi dalam memanfaatkan hasil daerah tersebut. Artinya bagaimana caranya bahan – bahan atau produk itu bisa di manfaatkan hingga tidak ada barang yang tersisa, jadi semuanya bisa bermanfaat bagi masyarakat.
Desa Sirnoboyo dengan produk unggulannya seperti Kerupuk, Opak jepit, Kemasan dan bordir untuk saat ini masih  kurang berinovasi, arinya bahan-bahan sisanya belum bisa di manfaatkan. Ini merupakan tantangan ke depan untuk lebih mengembangkan dengan inovasi-inovasi baru.  jelasnya
Di akuinya keberadaan Desa sirnoboyo ini merupakan satu satunya desa yang berhasil memanfaatkan dana UP2K, dimana sejak tahun 1992 dengan dana awal sebesar Rp 450.000 hingga saat ini (bulan Juni 2013) sudah mencapai Rp 164.778.250  ini merupakan peningkatan yang signifikan.  dan saya berharap keberhasilan Desa sirnoboyo  bisa di tiru oleh desa-desa lainnya, sehingga akan tercipta sirnoboyo-sirnoboyo lainnya. (dwi)

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More