Selamat Hari Raya Idul Fitri 1437 H - Mohon Maaf Lahir & Batin

Atasi Korupsi, Parpol Agar Dibiayai Negara

Rizal mengatakan saat ini korupsi cenderung dimulai sejak dari perencanaan yaitu di DPR. Karena itu solusinya partai dibiayai oleh negara.

DPR Setuju TNI Ikut Aktif Berantas Terorisme

Ketua Pansus Revisi UU Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme Muhammad Syafi'i menilai, keterlibatan TNI dalam pemberantasan terorisme memang tak bisa dihindari.

Tito Karnavian Memang Polisi Berprestasi

Dipilih Presiden Jokowi meskipun terdapat beberapa jendral bintang tiga yang lebih senior, apa saja prestasi calon Kapolri Komjen Tito Karnavian ?

Risma Didorong Maju Ke Pilkada DKI

Para relawan yang tergabung dalam Karisma Jakarta mendatangi kantor DPP PDIP di Diponegoro, Jakarta Pusat, mereka mendorong Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini agar maju pada Pilkada DKI Jakarta.

Kontes Bandeng Gresik Digelar 2 Juli 2016

Tradisi tahunan Kontes Bandeng yang dihelat setiap bulan Ramadan, untuk tahun ini dilaksanakan 2 Juli 2016 di Jalan HOS Cikroaminoto menghadap ke Timur arah Jalan Basuki Rahmat, Gresik

Kamis, 17 November 2016

KAPOLRES LAMONGAN JANJI AKAN TUNTASKAN KASUS PENCEMARAN LINGKUNGAN AKIBAT PEMBUANGAN LIMBAH B3 SEMBARANGAN

INSERT : KAPOLRES LAMONGAN
AKBP. JUDA NUSA P
MB News Online, Lamongan. Pasca penangkapan ke sembilan transportir limbah B3 milik Pt. PJSA yang kepergok dan tertangkap tangan yang sedang membuang material limbah B3 yang diduga milik Pt. AS yang berdomisili di kec.wringin anom gresik dilokasi galian C yang ada di Jl.Sunan Drajad Kec. Paciran Kab. Lamongan yang diduga kuat tidak memiliki izin pemanfaatan, pengelolahan dan pengumpul dari Kementrian Lingkungan Hidup (KLH).

Kapolres Lamongan AKBP. Juda Nusa saat diwawancarai terkait perkembangan penyidikan kasus pencemaran lingkungan ini pihaknya mengatakan "kami masih dalami peranan masing masing pihak. dan kami juga sedang telusuri asal limbah tersebut dari mana". Ujar Juda. "yang pasti kami akan tuntaskan dan lanjutkan pemeriksaan kasus ini hingga ke akar akarnya". Sambung Alumnus Akpol 97 ini.

"Karena kasus ini memerlukan keterangan ahli kami harus berkoordinasi dengan saksi ahli dalam hal ini pihak BLH provinsi jatim, kami juga sudah mengambil sampel limbah dan sedang melakukan uji laboratorium terkait kandungan dan dampak pencemaran itu sendiri". Terang Juda.

Sementara itu pihak polres lamongan sudah memanggil dan meminta keterangan kepada pihak pihak yang bertanggung jawab terkait pencemaran lingkungan yang ada dikawasan paciran tersebut. Termasuk pihak Transportir dan juga perusahaan penghasil, apakah dari pihak penghasil melakukan pembiaran atau justru tidak mengetahui hal tersebut, "karena jelas surat jalan dan manifestnya dengan tujuan ke Pt.Trison yang ada di kabupaten kediri."Imbuh Kompol Mukti selaku Wakapolres Lamongan.

Kapolres lamongan AKBP Juda juga sudah berkoordinasi dengan Dirkrimsus Polda Jatim terkait permasalahan ini, dan mendapatkan dukungan dari pihak Dirkrimsus untuk melanjutkan proses penyidikan kasus ini, karna kasus serupa juga pernah terjadi dan bukan kali pertama terjadi diwilayah jawa Timur.

Sejauh ini Polres Lamongan belum menetapkan pihak manapun sebagai tersangka, karena semua ini masih perlu pendalaman lagi dan butuh keterangan ahli "memang untuk saat ini kami belum menetapkan siapapun sebagai tersangka, karena kasus ini menyangkut lingkungan hidup tentunya kami harus berkoordinasi dengan pihak BLH selaku saksi Ahli". Ujar Juda sembari mengakhiri perbincangan dengan awak media. (D3n / B1m)

Jumat, 11 November 2016

POLRES LAMONGAN RINGKUS 11 ARMADA TRANSPORTIR LIMBAH B3 MILIK PT. PUTRA JAYA SEJAHTERA ABADI YANG MENGANGKUT LIMBAH B3 MILIK PT. ADIPRIMA SURAPRINTA

Transportir milik Pt. Putra jaya Sejahtera Abadi
yang diamankan Satreskrim Polres Lamongan
MB News Online, Lamongan. Akhirnya perjalanan panjang pengintaian pihak Polres Lamongan berbuah hasil, setelah dua hari mengintai aktivitas pengangkutan dan pembuangan limbah Bahan Berbahaya Beracun (B3) yang tidak pada tempatnya yang ada di kawasan galian C di jalan raya Sunan Drajad Kec. Paciran Kab. Lamongan.

Penyergapan yang dipimpin langsung oleh Kanit Tipidter Polres Lamongan IPTU Kusen gabungan dengan Tim Resmob Polres Lamongan dan dibantu anggota Polsek Paciran berhasil meringkus 11 armada transportir milik PT. Putra Jaya Sejahtera Abadi yang telah membuang limbah B3 dikawasan yang diduga tidak memiliki ijin pengelolahan, pengumpul dan pemanfaat.

Penyergapan ini berawal dari informasi masyarakat yang diterima langsung oleh Kapolres Lamongan AKBP Yudha yang langsung tanggap dan merespon laporan warga dengan cepat, terbukti dalam 2 X 24 jam AKBP Yudha mendelegasikan Kasat Reskrim Polres Lamongan AKP Wisnu untuk segera membentuk tim khsusus menyelidiki laporan tersebut.

Alhasil kerja keras jajaran Satreskrim Polres Lamongan dibawah pimpinan AKP Wisnu membuahkan hasil yang sangat memuaskan dengan berhasilnya mengamankan 11 unit transportir limbah B3 yang diduga sudah melanggar PP no.101 tahun 2014 tentang pengelolahan limbah B3.

Saat dikonfirmasi media ini pasca penangkapan ke 11 armada milik Pt.Putra Jaya Sejahtera Abadi Kasat Reskrim Polres Lamongan AKP. Wisnu melalui Kanit Tipidternya IPTU Kusen mengatakan "kasih kami waktu dulu untuk melakukan penyidikan dan percayakan penanganan kasus ini kepada kami, kami akan periksa semua pihak yang terlibat". Tutur Kusen saat ditemui dilokasi penyimpanan Barang Bukti (BB). (Tim)


Rabu, 09 November 2016

POLDA JATIM DAN BADAN LINGKUNGAN HIDUP PROVINSI JATIM DIMINTA TURUN TANGAN TANGANI TRANSPORTIR NAKAL

Transportir Limbah B3 milik
Pt.Putera Jaya Sejahtera Abadi
saat menumpah muatan material limbah B3
di Kec.Paciran Kab.Lamongan
MB News Online, Gresik. Lemahnya pengawasan dan pengendalian dari pihak internal maupun eksternal terkait pengelolahan limbah B3 membuat para pelaku pengusaha Transportir Limbah B3 seenaknya membuang Bahan Berbahaya Beracun (B3) tidak pada tempatnya.

Diduga ajang kongkalikong pengondisian semua pihak dipakai sebagai modal untuk memuluskan urusan ini, alih alih memberikan atensi kepada para oknum membuat para pelaku kegiatan illegal ini seperti kebal hukum dan tak pernah tersentuh oleh hukum.

Hal seperti ini semakin diperkuat dengan mulusnya dan lancarnya kegiatan pengangkutan dan pembuangan limbah B3 milik dari penghasil limbah Pt. Adiprima Suraprinta yang dibuang di wilayah Gresik dan Lamongan yang dilakukan oleh Pt. Tenang jaya dan Pt. Putera jaya Sejahtera Abadi .

Meskipun hal ini sudah dilaporkan kepada pihak terkait yang berkompeten dalam penanganan bidang ini seperti BLH Jatim bagian Wasdal dan Subdit Tipidter Ditkrimsus Polda jatim tidak ada tindakan yang signifikan yang ditunjukan oleh kedua instansi dan institusi tersebut, karna hingga saaat ini kegiatan tersebut masih saja jalan.

Contohnya kemarin Pt.Tenang Jaya yang mana dalam manifestnya tujuan shipping ke Pt.Pria Restu Ibu di Desa Lakardowo, Kec. Jetis Kab. Mojokerto namun dalam pelaksanaan nya pengiriman material limbah B3 ke duduk sampeyan dan juga sempat diamankan polres gresik  selama 2 X 24 jam sebelum akhirnya dilepas. Hal serupa juga dilakukan Pt.Putera Jaya Sejahtera Abadi yang hingga saat ini beroperasional mengambil limbah B3 milik Pt.Adiprima Suraprinta dengan tujuan shipping ke Pt. Trison yang ada di kabupaten kediri namun dalam pelaksanaan nya dibuang dilokasi paciran lamongan. terbukti aktivitas kegiatan Pt.Putera Jaya Sejahtera Abadi berjalan lancar dan mulus tanpa hambatan apapun

Edy Purwanto selaku perwakilan Pt. Adiprima Suraprinta selaku penghasil ketika dikonfirmasi pihaknya juga kaget mendengarkan informasi tersebut "kalau kita kontrak dengan Pt.Putera jaya Sejahtera Abadi dengan endingan ke Trison, tapi kalau memang dibuang ke lamongan ya akan saya stop itu dan saya akan panggil wito selaku pengusahanya". Terang Edy.

Ditempat berbeda Kepala Wasdal BLH Jatim Uda Hari dan Juga Kasubdit Tipidter Polda jatim AKBP. PUTU ketika diberikan informasi terkait adanya aktivitas pengangkutan dan pembuangan limbah B3 pihaknya mengatakan "siap akan kami tindak lanjuti". Ujar Putu dan Uda melalui WA

Hingga berita ini diturunkan (10/11) aktivitas kegiatan tersebut masih berlangsung. (TIM)






TUJUAN PEMBUANGAN TAK SESUAI MANIFEST , 5 ARMADA TRANSPORTIR LIMBAH B3 MILIK PT. TENANG JAYA DIAMANKAN POLRES GRESIK

Armada Transportir Limbah B3
 milik PT. Tenang Jaya 
yang diamankan polres gresik
MB News Online, Gresik. Lagi lagi minimnya pengawasan terhadap aktivitas pengangkutan dan pembuangan limbah B3 diwilayah jawa timur oleh instansi terkait membuat para pelaku kegiatan ini dengan seenaknya membuang Bahan Berbahaya Beracun disembarang tempat.

Terbukti kemarin (7/11) Unit Tipidter Satreskrim Polres Gresik mengamankan 5 Unit Transportir Limbah B3 yang sedang berhenti dijalan raya cerme desa padeg dengan tujuan pembuangan di Kec. Duduk Sampeyan desa Tebaloan .

Dari hasil pemeriksaan sementara dilokasi kelima armada transportir berhasil menunjukan kelengkapan surat-surat kendaraan berupa STNK, MANIFEST, dan hanya satu armada yang bisa menunjukan ijin angkut khusus limbah yang dikeluarkan dari Kementrian Perhubungan.

Dari kelima armada tersebut polisi hanya mengamankan dua unit untuk dibawa ke Mapolres Gresik sebagai sampel dan saat ini (9/11) kedua armada tersebut telah dilepaskan. Belum diketahui jelas alasan pelepasan kelima armada tersebut. 

Saat dikonfirmasi media ini Kanit Tipidter Polres Gresik IPDA AGUNG JOKO pilih Bungkam dan terkesan menghindar.

Padahal jelas ada yang janggal dalam pelaksanaan kegiatan pengangkutan dan pembuangan limbah B3 ini mulai dari rute perjalanan armada yang awal tujuan ke Mojokerto dengan ditemukannya kelima aramada transportir limbah B3 ini di Jalan raya Cerme Desa Padeg sudah merupakan indikasi dan sebagai bukti awal polisi untuk mengusut tuntas kasus ini, apalagi jelas dalam isi manifest disebutkan tujuan pengiriman ke PT. Pria Restu Ibu di Desa Lakardowo Kec.Jetis Kab.Mojokerto sedangkan dalam surat jalan berbunyi tujuan Kec.Duduk Sampeyan Desa.Tebaloan tepatnya digudang pabrik paku yang sedang melakukan perluasaan lahan.

Jelas hal ini melanggar PP no. 101 Tahun 2014 tentang pengelolahan limbah B3.Yang mana lahan yang digunakan sebagai tempat pembuangan disinyalir tidak memiliki izin pengumpul/pengelolah/pemanfaat.

Ditempat berbeda Kepala Bagian Pengawasan dan Pengendalian (Wasdal) Badan Lingkungan Hidup Prov.Jatim Uda Hari Pancara saat mendengar berita ini, pihaknya mengatakan akan bentuk tim untuk menindak lanjuti informasi ini "terima kasih mas informasinya, kami akan bentuk tim untuk menindak lanjuti laporan ini". tandas Uda.

Kasubdit Tipidter Ditkrimsus polda jatim AKBP. PUTU ketika disinggung soal aktivitas ini pihaknya mengaku tidak tau menau soal kegiatan tersebut "Wah saya tidak tau mas, coba nanti saya cek dilapangan ini saya masih rapat". Jawab Putu melalui WA nya kepada media ini.

Pt. Adiprima Suraprinta selaku penghasil limbah B3 dalam hal ini yang diwakili Edy Purwanto saat dikonfirmasi terkait kegiatan pengangkutan dan pembuangan limbah hasil sisa produksinya mengatakan"iya mas memang kita kontrak dengan Pt.Pria dan Tenang jaya tapi dengan tujuan shipping ke Desa.lakardowo Kec.jetis kab.mojokerto, tapi jika ada informasi pembuangan ke duduk saya ga tau nanti akan saya panggil pengurus transportirnya". terang Edi melalui telpon selulernya,

Hal ini juga diperkuat Solkan selaku Kepala Desa Tebaloan saat di temui dikediamannya oleh media ini, pihaknya memang mengetahui adanya aktivitas pembuangan limbah di belakang gudang pabrik paku "Awalnya saya kira material urukan mas, lha kok ketika dituang muatan nya warna abu-abu kehitaman dan mengeluarkan bau menyengat". Ujar Solkan. "Tapi apa boleh buat mas, saya kan cuman seorang kades, bisa apa saya wong yang punya gawe itu anaknya "BOS".Terang Solkan sambil mengakhiri perbincangan dengan awak media ini. (Tim) 

  

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More