Selamat Hari Raya Idul Fitri 1437 H - Mohon Maaf Lahir & Batin

Atasi Korupsi, Parpol Agar Dibiayai Negara

Rizal mengatakan saat ini korupsi cenderung dimulai sejak dari perencanaan yaitu di DPR. Karena itu solusinya partai dibiayai oleh negara.

DPR Setuju TNI Ikut Aktif Berantas Terorisme

Ketua Pansus Revisi UU Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme Muhammad Syafi'i menilai, keterlibatan TNI dalam pemberantasan terorisme memang tak bisa dihindari.

Tito Karnavian Memang Polisi Berprestasi

Dipilih Presiden Jokowi meskipun terdapat beberapa jendral bintang tiga yang lebih senior, apa saja prestasi calon Kapolri Komjen Tito Karnavian ?

Risma Didorong Maju Ke Pilkada DKI

Para relawan yang tergabung dalam Karisma Jakarta mendatangi kantor DPP PDIP di Diponegoro, Jakarta Pusat, mereka mendorong Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini agar maju pada Pilkada DKI Jakarta.

Kontes Bandeng Gresik Digelar 2 Juli 2016

Tradisi tahunan Kontes Bandeng yang dihelat setiap bulan Ramadan, untuk tahun ini dilaksanakan 2 Juli 2016 di Jalan HOS Cikroaminoto menghadap ke Timur arah Jalan Basuki Rahmat, Gresik

Kamis, 21 Juli 2016

POLRES MIMIKA TANGKAP 2 PENGEDAR SABU DAN SITA PULUHAN PAKET SABU SIAP EDAR

Timika, MB News Online. Pihak kepolisian Polres Mimika melalui Satnarkoba Polres Mimika berhasil menangkap  dua orang pelaku pengedar narkoba aksi penangkapan itu terjadi pada Rabu (14/7)  23.00 WIT di salah satu tempat di Kota Timika. 

Kedua pelaku yang di ketahui berinisial IS dan MK ini di tangkap di Jalan Kartini Jalur I Kota Timika. Dari tangan kedua pelaku tersebeut puluhan paket narkotika jenis sabu dan barang bukti lainyanya berhasil di amankan oleh pihak kepolisian. “Kita mendeteksi dari informasi tersebut  jam 12 kita tangkap satu orang yang  memiliki narkoba tersebut  dengan inisial IS  dengan barang bukti masing masing lima paket yang masing masingnya harganya sekitar  2,3 Juta - 2,5 Juta  perpaketnya. Kemudian beserta alat timbang, uang dan lain lain". Ujar Yus panggilan akrab Kapolrea Mimika. Sambung Yus, "Kemudian dari hasil pengembangan yang bersangkutan tersebut kita tangkap lagi salah satu tersangka lagi dengan ini sial MK, Dari penangkapan kedua tersebut kita berhasil menangkap 9 paket yang harganya sama antara 2,3 juta sampai 2,5 juta beserta barang bukti yang lain,” kata Kapolres Mimika AKBP Yustanto Mujiharso SIK MSI saat di  temui di ruangan Mapolres Mimika Kamis (13/7).

Yustanto mengatakan kedua pelaku tersebut saat ini sudah di amankan di Mapolres Mimika guna  mepertanggungjawabkan perbuatanya secara hukum. Kedua pelaku tersebut juga masih dalam proses pemeriksaan.
“Kedua pelaku tersebut saat ini sudah kita amankan di Polres dan sedang dalam pemeriksaan oleh pihak kami, ini hanya pion pionnya saja nanti kita akan tangkap bandarnya". Tandas Yus.

Lanjut Yus, "Kemarin kita sudah berupaya untuk menangkap akan tetapi masih kabur tapi suatu saat nanti tidak akan lolos sama kita, Saat ini masih di timika tapi nanti kita akan kejar terus ini intel dari kita, intel dari TNI sudah bekerja di lapangan  setiap informasi apapun pasti akan di laporkan kepada kita". Jelas Yustanto.

Penangkapan tersebut berawal dari informasi masyarakat terkait dengan sepak terjang para pelaku tersebut dalam  bisnis narkoba. 

Dari informasi tersebut polisi berhasil mengembangkan dan menangakap dua orang pelaku tersebut. 

“Kita perlu sampaikan bahwa  pemberantasan narkotika bukan semata mata tugas kita saja tapi tugas kita semuanya, Kita sudah sepakat dengan rekan rekan dari masing masing komandan satuan dari TNI dari brimob dan seluruh elemen masyarakat, ketika ada informasi yang berkaitan dengan masalah narkoba segera melaporkan nya kepada kita. Nanti kita bisa sendiri dan juga gabungan dari TNI  untuk melakuan penangkapan,” kata  Yustanto.

“kita sudah sangat sepakat sekali bahwa  timika harus bersih dari narkotika, sudah terlalu banyak yang bermain disini dari tahun 2016 ini saja sudah ada 16 kasus yang kita tangani dan tambah ini dan saya yakin akan bertambah lagi". Tandas Yustanto sembari mengakhiri pres releasenya. (DT)

Rabu, 20 Juli 2016

POLISI BEKUK 2 PENGEDAR SABU DIKOTA TEBING TINGGI

MB News Online, Tebing Tinggi. Jajaran satreskoba polresta tebing tinggi berhasil bekuk dua pelaku pengedar sabu.

Penangkapan ini berawal ketika personil satreskoba polresta tebing tinggi mendapatkan laporan dari masyarakat bahwa hari senin (11/7) pukul 13.57 wib di dusun II desa binjei kecamata tebing syabandar kabupaten sergei akan terjadi transaksi narkoba. Berdasarkan laporan tersebut tim satreskoba polresta tebing tinggi yang dipimpin oleh AKP. Burju langsung mendatangi lokasi tersebut, setelah menunggu tidak begitu lama munculah seorang laki laki berinisial Fs alias Dedek alias Aseng dengan mengendarai sepeda motor honda supra 125 nopol BK 6728 CI yang dicurigai sebagai pengedar. Tanpa perlawanan yang berarti tim berhasil membekuk Fs (38) warga melur kelurahan tebung tinggi lama, dari tangan fs polisi menemukan barang bukti sabu seberat 0,36 Gram. 

Dari hasil pemeriksaan Fs diketahui bahwa Fs mendapatkan barang haram tersebut dari M.F warga juanda kelurahan tanjung marulak. Tak lama kemudian M.F pun ikut dibekuk petugas. 

Dari tangan kedua tersangka polisi berhasil mengumpulkan barang bukti berupa 1 pocket berisi sabu seberat 0,36 Gram, 4 pocket kosong, 1 buah hp dan juga sepeda motor beserta bong bekas pakai. Saat press release Kasat Narkoba AKP. Burju melalui Kassubag Humas AKP. M.T Sagala mengatakan "kami masih dalami kasus ini, kami yakin masih ada bandar besar dibalik ini". Ujar M.T Sagala sambil mengakhiri pembicaraan nya. (SL)

Minggu, 03 Juli 2016

Dugaan pungli disamsat corner medan resahkan wajib pajak

Samsat corner medan
MB News Online, Medan. Af warga polonia medan sangat menyesalkan tindakan oknum Bripka E.Panjaitan terkait pelayanan disamsat corner  yang berada di Sun Plaza medan di Jl. Zainul Arifin soal penarikan biaya tambahan sebesar 150 ribu sebagai pengganti KTP.

Hal ini berawal ketika AF minggu (3/7) sekitar jam 9.30 mengantarkan orang tuanya untuk membayar pajak kendaraan bermotor milik ayahnya. Ayah Af selaku wajib pajak hanya membawa sim sebagai identitas diri pengganti KTP, namun pada saat diloket Af yang mendampingi ayahnya ditanya oleh petugas samsat yaitu Bripka E.Panjaitan, "mana KTP nya," tanya petugas. Af, "ketinggalan pak, ini ada sim pak." Jawab Af. Sambung E.P "tidak bisa. Mau ambil KTP atau saya bantu, tapi ada biayanya." Ujar E.P. Sahut Af "berapa biayanya pak ?." "150 ribu."tandas E.P. 

Ketika ditanya soal tambahan biaya pengganti KTP itu resmi atau tidak "apa itu biaya resmi pak ?." Tanya Af E.P tidak berkomentar sedikit pun. Sahut Brigadir S.B "udah mas diambil aja KTP nya." Sahut S.B. 

Merasa pertanyaan nya tidak mendapatkan jawaban yang memuasakan akhirnya Af memutuskan untuk pulang mengambil KTP ayahnya dan kembali mengantri untuk menyelesaikan transaksi pembayaran pajak kendaraan bermotor milik ayahnya.

Kepada media ini Af mengapresiasi langkah jajaran Ditlantas Polda Sumut dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat medan dengan menghadirkan samsat corner, disisi lain pihaknya juga menyayangkan sikap dan pelayanan daripada petugas samsat tersebut, dirinya sangat kecewa dengan modus penarikan tambahan biaya sebagai pengganti KTP.

Hal ini juga sempat disampaikan kepada Dirlantas Polda Sumut Kombes Pol Jusuf namun tanggapan Dirlantas datar datar saja "Iya nanti akan kami cek." Ujar Jusuf melalui pesan singkat via wa kepada Af. (Red)

Kamis, 23 Juni 2016

Lengkapi Bukti Kasus Dugaan Korupsi Retribusi PT.Smelting, Kantor Bupati Gresik Digeledah Ditreskrimsus Polda Jatim.

Gresik, MB. Terkuak sudah misteri penggeledahan kantor bupati gresik pada rabu (22/6/2016) siang.

Menurut sumber yang patut dipercaya penggeledahan siang tadi dikantor bupati gresik rentetan dari kasus 2006 silam yang sempat mandeg selama bertahun tahun kini naik statusnya ke level penyidikan.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol R.P Argo Yuwono saat dikonfirmasi tim media ini terkait penggeledahan kantor bupati gresik pihaknya mengatakan, " Penyidik melakukan penggeledahan utk mencari atau mengumpulkan alat bukti berkaitan dengan kasus tsb." Tandasnya.

Dalam proses penyidikan tersebut pihak Ditreskrimsus Subdit III Tipidkor polda jatim menetapkan mantan sekretaris daerah (Sekda) gresik Husnul Khuluq sebagai tersangka.

Penetapan tersangka mantan sekda gresik itu bukannya tanpa alasan, berdasarkan Laporan Polisi nomer LP.H/21/V/2015/SUS/JATIM dan bukti bukti hasil audit dari BPKP yang mendukung dalam kasus tersebut.

Selain itu, keterangan dari beberapa saksi dalam penandatangan perjanjian antara Pemkab gresik dengan PT.Smelting seperti Kabag Keuangan Hari Soerjono, kepala DPPKAD Yetty Sri Suparyati, mantan kadishub Achmad Nurdin dan juga mantan Kabag Hukum Tarso selain itu pejabat PT.Smelting juga dimintai keterangan.

Selain itu penyidik juga sudah mengantongi dokumen dari Bank Jatim, Bank Mandiri serta dokumen perjanjian antara pemkab gresik dengan PT.Smelting.

Sebelum menetapkan status tersangka mantan sekda gresik pihak polda jatim sudah melakukan gelar perkara dan memeriksa saksi saksi yang berkaitan dengan kasus tersebut.

Ketika ditanya perihal penahanan kepada tersangka Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol R.P Argo Yuwono mengatakan Belum ada. "Semua tergantung penilaian dari penyidik". Ujarnya singkat. (Dbs)

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More